Jokowi Tegaskan, Pemerintah Tak Akan Kompromi Terhadap Intoleransi


Jakarta, Moal Laksana - Presiden Joko Widodo tegaskan, pemerintah tak akan berkompromi terhadap tindakan intoleransi.

Menurut Jokowi, intoleransi bakal merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Sikap pemerintah tegas, tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleransi yang merusak sendi-sendi berbangsa dan bernegara," kata Jokowi saat membuka Mukernas dan Munas Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Istana Negara, Kamis (8/4/2021).


Jokowi menegaskan, pemerintah sejak awal berkomitmen akan selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.


"Toleransi merupakan salah satu bagian penting dalam hal moderasi beragama,' tegasnya.


Di kesempatan itu, Jokowi juga mengecam keras aksi terorisme yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, pada akhir Maret dan awal April, dua insiden terorisme sempat guncang Indonesia.


Di 28 Maret, insiden bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Selang beberapa hari kemudian, Mabes Polri mendapat serangan dari terduga pelaku teroris.


"Kita dikejutkan oleh tindakan kekerasan yaitu terorisme, tindakan yang lahir dari cara pandang yang keliru, dari faham yang salah, yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai Luhur agama. Jelas-jelas merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara," kata Jokowi.


Jokowi juga mengatakan, sikap tertutup dalam menjalankan ajaran agama dapat memicu intoleransi. Karena itu, Jokowi meminta masyarakat menjauhi eksklusifitas dalam beragama.