Jelang Paskah, Forkopimda Surabaya Pastikan Gereja Aman
Jawa Timur, Moal Laksana Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ) Surabaya berkeliling memastikan pengamanan gereja di Kota Pahlawan aman menjelang pelaksanaan ibadah Paskah. Kamis (1/4/2021) sore lalu.
Pengecekan dilakukan Forkopimda ke beberapa gereja yang tersebar di Kota Surabaya, yakni, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), di Jalan Arjuno, Sawahan Surabaya. Lalu, Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, di Jalan Kepanjen Surabaya. Kemudian, Gereja Katolik Kristus Raja, di Jalan Residen Sudirman, Pacar Keling, Tambaksari Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, pengamanan gereja-gereja di Surabaya telah diperketat. Bahkan, personel gabungan dari Kepolisian, TNI, Linmas hingga Satpol PP, sejak pagi telah disiagakan untuk memastikan ibadah Paskah berjalan aman dan lancar.
"Insya Allah keamanannya sudah terjaga. Alhamdulillah, Pak Kapolres tadi pagi sudah memerintahkan pasukannya untuk mengecek semua keamanan di seluruh gereja," katanya.
Menurut Eri, pemantauan yang dilakukan bersama Forkopimda ini tidak hanya melihat dari segi keamanan di dalam geraja. Namun juga ke lokasi titik parkir hingga penerapan protokol kesehatan pada masing-masing gereja. Pihaknya berharap, Surabaya tetap menjadi kota yang aman dan nyaman untuk beribadah.
"Kita pantau keamanannya, bagaimana parkirnya, bagaimana protokol kesehatannya. Karena bagaimanapun, kami berharap betul Surabaya ini menjadi kota yang aman dan nyaman untuk beribadah,"paparnya.
Berdasarkan pantauannya ini, Eri menjelaskan, gereja - gereja di Surabaya terlihat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, pihak gereja juga membatasi jumlah jemaat yang datang ke lokasi. Salah satunya adalah Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, di Jalan Kepanjen Surabaya.
"Tadi disampaikan, protokol kesehatannya tetap dijalankan. Jadi yang semula 2000 kalau normal, sekarang cukup 375 jemaah. Sehingga gereja tetap menjalankan ibadah, tetapi tetap menjalankan dan memperketat protokol kesehatannya," jelasnya.
Selain itu, kata Eri, personel gabungan juga disiagakan untuk mengamankan titik lokasi parkir mobil dan motor para jemaah. Untuk memaksimalkan hal itu, mayoritas pengurus gereja di Surabaya memusatkan tempat parkirnya tidak dalam lokasi yang sama.
"Pengamanan parkir mobil, parkir motor tidak dalam satu tempat, di tempat yang berbeda. Jadi ada jarak pada waktu sebelum pintu masuk. Jadi pada waktu parkir motor, parkir mobil, kita sudah cek duluan, setelah itu baru masuk ke dalam area gereja," lanjutnya.
Pihaknya menegaskan, bahwa Forkopimda Surabaya bakal terus bersinergi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat beribadah. "Kami Forkopimda Surabaya sepenuh hati, kami bersama-sama bergandengan tangan untuk memberikan keamanan umat Kristiani menjalankan Jum'at Paskah,"katanya.
Karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh umat Kristiani di Surabaya agar tidak takut datang beribadah ke gereja. Bagi dia, doa dan ibadah adalah pertolongan yang paling ampuh untuk menyelamatkan manusia dari marabahaya. Menurut dia, sehebat apapun manusia, tanpa adanya pertolongan dari Tuhan maka itu akan sia-sia.
"Insya Allah, kalau kita yakin, berdoa, orang yang akan berbuat jahat hatinya akan dibolak-balikkan oleh Tuhan menjadi hati yang ikhlas, hati yang baik. Sehingga tidak lagi melakukan perbuatan yang bisa memberikan kesusahan bagi umat yang lainnya," tutupnya dalam pemantauan keamanan dan kenyamanan gereja bersama Forkopimda Surabaya jelang pelaksanaan ibadah Paskah",tutupnya.
